PORTALJABAR, KOTA BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menutup pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahap 1 dengan ratusan ribu calon murid baru telah terpetakan di sekolah pilihannya dan bersiap mengikuti daftar ulang sesuai jadwal yang ditetapkan (20/6/2026).
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Purwanto menegaskan, seluruh proses SPMB dilaksanakan secara transparan, adil, dan akuntabel dengan mengoptimalkan kuota yang tersedia agar hak pendidikan setiap anak di Jawa Barat tetap terpenuhi.
"Kami mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dalam pelaksanaan SPMB Tahap 1. Bagi calon murid baru yang belum terpetakan, tidak perlu khawatir karena kesempatan masih terbuka melalui SPMB Tahap 2 sehingga seluruh calon murid tetap memiliki peluang untuk memperoleh layanan pendidikan," ujarnya.
Purwanto menjelaskan, calon murid baru yang telah terpetakan pada SPMB Tahap 1 wajib melakukan daftar ulang di sekolah tujuan masing-masing pada 26 dan 29 Juni 2026.
SPMB Tahap 2 akan dibuka pada 30 Juni serta 1, 2, 3, dan 6 Juli 2026 untuk memberikan kesempatan kepada calon murid yang belum terpetakan memperoleh sekolah.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga memperkuat kerja sama dengan sekolah swasta karena kapasitas sekolah negeri belum mampu menampung seluruh lulusan SMP dan madrasah tsanawiyah (MTs) di Jawa Barat.
"Komitmen kami adalah mengawal seluruh proses ini secara terbuka. Setiap satuan pendidikan telah kami siapkan untuk memberikan pelayanan dan informasi yang utuh serta transparan kepada orang tua maupun calon murid," tambahnya.
Pelaksanaan SPMB tahun ini mendapat respons positif dari masyarakat, salah satunya disampaikan Tuti Ningsih yang bersyukur putrinya, Nayla Dwi Alifah, berhasil diterima di SMK Negeri 3 Bandung.
"Alhamdulillah, anak saya berhasil terpetakan di SMKN 3 Bandung. Selama mengikuti prosesnya, kami dapat memantau hasil seleksi secara berkala dan semuanya berjalan lancar. Semoga anak kami dapat belajar dengan semangat serta meraih prestasi di sekolah pilihannya," ungkapnya.
Nayla mengaku senang dapat melanjutkan pendidikan di sekolah yang diinginkannya dan siap belajar lebih giat untuk meraih prestasi.
"Aku bersyukur banget bisa terpetakan di sekolah yang aku pilih. Awalnya sempat khawatir saat menunggu hasil seleksi, tapi akhirnya berhasil terpetakan di SMKN 3 Bandung. Alhamdulillah, aku siap belajar lebih giat di sekolah pilihanku," ujarnya.
(Rep pun/bhf)